Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Mei 2010

Pembakaran lahan untuk perkebunan rakyat

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan pengurangan emisi gas rumah kaca dari penggundulan dan kerusakan hutan (reduction emmisions from deforestation and degration/REDD+) harus bisa dilakukan untuk memenuhi target pengurangan sebanyak 26-41 persen sampai tahun 2020.

Namun, untuk mewujudkan keberhasilan program REDD+ itu, para menteri terkait, para gubernur dan staf harus mewaspadai adanya 10 faktor yang bisa mengancam keberhasilannya. Demikian disampaikan Presiden Yudhoyono, saat memberikan exit briefing mengenai hasil kunjungannya selama empat hari di Norwegia kepada seluruh anggota rombongan, termasuk pers, di Holmenkollen Park Hotel Rica, Oslo, Norwegia, Jumat (28/5) siang waktu setempat lalu.

Jumat, 28 Mei 2010

Terimakasih Susno Duadji

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang berjanji institusinya akan mengusut dugaan penyimpangan dana APBN, dana hibah, dan kredit ekspor di tubuh Polri yang diungkap tersangka korupsi Komjen Susno Duadji. Dugaan itu dilontarkan Susno kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

"Kita belum lihat laporannya. Nanti ditindaklanjuti, pasti ditindaklanjuti. (Kasus) Gayus ditindaklanjuti juga," ucap Edward ketika dihubungi, Jumat (28/5/2010).
Mengenai laporan Susno kepada LPSK itu, menurut Edward, hal itu adalah hak setiap warga negara. Namun, Susno harus membuktikan apa yang dia ungkapkan itu. "Kita berterima kasih kalau ada yang punya informasi, tapi sekali lagi jangan berbau fitnah," ujar dia. 

Demikian berita yang saya ambil dari kompas.com (28052010).

Penyimpangan dana, kasus perpajakan yang lagi trend sekarang ini ujungnya adalah tindakan korupsi.